Gubernur Khofifah Resmikan Kawasan Terpadu Bendomungal Bangil, Permukiman Kumuh Disulap Jadi Lingkungan Sehat dan Ramah Keluarga
Pasuruan,kabar99news.com, – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menuntaskan kawasan kumuh kembali dibuktikan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Penanganan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi di Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (21/1/2026).
Peresmian kawasan tersebut ditandai dengan pengguntingan untaian bunga melati oleh Gubernur Khofifah bersama Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas yang telah dibangun di kawasan tersebut.
Dalam keterangannya kepada awak media, Khofifah menjelaskan bahwa penataan kawasan kumuh tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan terpadu dan terintegrasi. Seluruh proses pembangunan, kata dia, diawali dari pengajuan daerah yang kemudian dibahas bersama melalui rapat koordinasi antara pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Hari ini kita resmikan di Bangil. Hasil yang kita lihat merupakan kerja bersama antara Pemprov Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan,” ujar Khofifah.
Untuk penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Bendomungal, Pemprov Jatim telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 9 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membangun berbagai fasilitas penunjang lingkungan, mulai dari TPS3R, sarana air bersih, septictank komunal, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Tak hanya itu, kawasan ini juga dilengkapi dengan taman bermain anak (playground), food court, gazebo, serta fasilitas pendukung lainnya yang dirancang untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga.
“Intervensi yang dilakukan bukan hanya soal paving jalan atau saluran air, tetapi juga menyentuh aspek sanitasi, jamban, hingga rumah tidak layak huni. Ini adalah satu kesatuan untuk menghadirkan permukiman yang sehat dan manusiawi,” tegas Khofifah.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori menyampaikan bahwa pembangunan kawasan terintegrasi di Bendomungal menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memperbaiki kualitas lingkungan masyarakat.
Menurutnya, seluruh anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut difokuskan untuk pembangunan sarana prasarana publik dan infrastruktur yang layak, sekaligus mempercantik wajah Bangil sebagai pusat aktivitas Kabupaten Pasuruan.
“Kami sangat berterima kasih karena usulan daerah ditindaklanjuti dengan aksi nyata. Sekarang masyarakat bisa melihat perubahan yang sangat signifikan, dari kawasan yang dulunya kumuh menjadi bersih dan tertata,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gus Shobih—sapaan akrab Wabup Pasuruan—menambahkan bahwa keberadaan kawasan terpadu Bendomungal tidak hanya menghapus predikat kawasan kumuh, tetapi juga memberikan nilai tambah sebagai penunjang wisata religi dan wisata keluarga di wilayah Bangil.
“Kami berharap warga ikut menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang sudah dibangun, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.(Adf)

