Pemkab Pasuruan Percepat Program Bedah Rumah, Ratusan Warga Miskin Terima Bantuan BSPS

9244b4f8 8073 436c 8f12 53f7f87313f8

Pasuruan,Kabar99news.com, – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mengurangi kawasan kumuh dan memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah terus diwujudkan melalui berbagai program pembangunan. Salah satunya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang bersumber dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Program tersebut menjadi salah satu upaya nyata yang terus diperjuangkan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah.

Salah satu lokasi penerima program BSPS tahun 2026 berada di Desa Gunungsari, Kecamatan Beji, yang mendapatkan alokasi bantuan untuk 10 rumah warga kurang mampu.

Koordinator Fasilitator BSPS Kabupaten Pasuruan, Bustomi, saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (2/6/2026) menjelaskan bahwa pelaksanaan program BSPS tidak dapat dilakukan secara bersamaan di seluruh lokasi penerima bantuan. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan administrasi dan distribusi material bangunan.

A98e8ded f257 4aea a71e 99a79c332816

Menurutnya, warga yang telah menerima Surat Keputusan (SK) dari Kementerian PKP umumnya menunggu waktu yang dianggap baik untuk memulai pembongkaran rumah sebelum proses rehabilitasi dilaksanakan.

“Untuk Desa Gunungsari, Kecamatan Beji, terdapat 10 warga penerima bantuan. Saat ini progresnya masih dalam tahap dropping material. Kemungkinan besar pengerjaan fisik akan dimulai setelah Hari Raya Iduladha,” jelas Bustomi.

Ia menambahkan, secara keseluruhan terdapat 200 unit rumah warga miskin di Kabupaten Pasuruan yang mendapatkan bantuan rehabilitasi rumah dari pemerintah pusat pada tahun 2026. Program tersebut tersebar di beberapa kecamatan, yakni Desa Ampelsari Kecamatan Pasrepan sebanyak 156 unit, Desa Bulusari dan Desa Wonosunyo Kecamatan Gempol masing-masing 10 unit, Desa Kalianyar Kecamatan Bangil sebanyak 12 unit, serta Desa Gunungsari Kecamatan Beji sebanyak 10 unit.

Meski demikian, dari total usulan yang telah memenuhi persyaratan administrasi, saat ini baru 72 kepala keluarga yang telah menerima SK penetapan penerima bantuan dari kementerian. Sementara 138 calon penerima lainnya masih dalam proses verifikasi dan tahapan lanjutan.

Di sisi lain, Camat Beji Abdurochim Efendhy menyambut baik program BSPS yang masuk ke wilayahnya. Ia menilai bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.

“Kami atas nama pemerintah kecamatan dan warga Desa Gunungsari sangat bersyukur atas bantuan BSPS ini. Program ini tidak hanya membantu memperbaiki rumah warga, tetapi juga memberikan harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Kami berharap pada tahun 2027 mendatang program serupa dapat kembali diberikan sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Abdurochim optimistis program rehabilitasi rumah tidak layak huni tersebut akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, kesehatan lingkungan, serta penurunan angka kemiskinan di Kecamatan Beji dan Kabupaten Pasuruan secara umum.

Dengan adanya dukungan pemerintah pusat melalui program BSPS, Pemkab Pasuruan berharap semakin banyak keluarga kurang mampu yang dapat menempati rumah yang aman, sehat, dan layak huni, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.(Adf)

Leave a Reply