Pelatihan Kemasan Produk IKM Digelar, Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Berdaya Saing

IMG

Pasuruan,Kabar99news.com,– Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memperkuat daya saing Industri Kecil Menengah (IKM) melalui peningkatan kualitas produk dan kemasan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Kemasan Produk IKM yang digelar oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan di PCC Bangkodir, Bangil.

Kegiatan ini diikuti ratusan pelaku IKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Selain mendapatkan materi mengenai teknik pengemasan produk yang menarik dan sesuai standar pasar, para peserta juga menerima manfaat lain berupa pembagian kartu BPJS sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada pelaku usaha.

IMG
penyerahan simbolis kartu BPJS kepada sejumlah pelaku UMKM

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni, terlebih dahulu menyampaikan penghormatan kepada Kepala Bidang Perindustrian Sukiswo, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta pelatihan.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan memiliki komitmen kuat untuk mendorong IKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat lokal, nasional hingga internasional.

“Kami berharap seluruh pelaku IKM di Kabupaten Pasuruan terus meningkatkan kualitas usahanya. Produk yang bagus harus didukung dengan kemasan yang menarik agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar,” ujar Taufiqul Ghoni.

Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar memberikan teori, melainkan menjadi bekal bagi para pelaku usaha untuk memahami pentingnya desain kemasan, branding produk, hingga strategi pemasaran yang lebih modern.

Ia menjelaskan, Diskoperindag secara bertahap terus menghadirkan berbagai program pendampingan, mulai dari pelatihan, fasilitasi peralatan produksi, hingga pengembangan pemasaran agar IKM Kabupaten Pasuruan semakin berkembang.

“Harapan kami, ilmu yang diperoleh selama pelatihan benar-benar diterapkan. Dengan kemasan yang lebih menarik dan profesional, produk-produk IKM Kabupaten Pasuruan akan semakin dikenal masyarakat dan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Taufiqul Ghoni juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan program-program yang dapat meningkatkan kapasitas pelaku usaha sehingga mampu menciptakan produk yang berkualitas, memiliki identitas yang kuat, dan mampu bersaing di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menekankan bahwa kemasan produk menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan nilai jual sebuah produk.

Di hadapan ratusan peserta, Mas Rusdi—sapaan akrabnya—mengatakan bahwa kemasan yang baik bukan hanya mempercantik tampilan produk, tetapi juga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat identitas merek, serta membuka peluang pemasaran hingga tingkat nasional maupun global.

“Karena itu saya mengajak seluruh pelaku IKM dan UKM di Kabupaten Pasuruan untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, serta membangun branding yang kuat agar mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif,” kata Rusdi.

Ia juga mengingatkan agar para pelaku usaha tidak takut menghadapi persaingan, melainkan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas.

“Jangan takut persaingan karena itu wajar dan lumrah. Punyalah sebuah produk yang kualitasnya terjaga ditambah kemasan yang eye catching, pasti pembelinya tidak akan pernah berpaling,” tegasnya.

Pelatihan kemasan produk ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mempercepat pertumbuhan sektor IKM. Dengan peningkatan kualitas produk, desain kemasan yang lebih menarik, serta penguatan branding, diharapkan produk-produk lokal Kabupaten Pasuruan mampu menjadi unggulan daerah dan semakin kompetitif di berbagai pasar.(Adf)

Leave a Reply