171 Calon Manajer Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng 45 Hari di Puslatpur Marinir 3 Grati

IMG

Pasuruan,Kabar99news.com, – Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dalam pengelolaan koperasi terus dilakukan Pemerintah. Sebanyak 171 peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang dipersiapkan menjadi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan resmi mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) terpadu di Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) Marinir 3 Grati, Rabu (17/6/2026).

Program pendidikan tersebut berlangsung selama 45 hari dengan memadukan latihan dasar kemiliteran, pembentukan karakter, pendidikan kepemimpinan, hingga pelatihan manajerial koperasi sebagai bekal sebelum para peserta diterjunkan ke tengah masyarakat.

Pembukaan diklat berlangsung khidmat dan dipimpin Kepala Departemen Senjata Bantuan Tempur Kolatmar, Kolonel Marinir Bayu Aji, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan calon manajer.

Dalam sambutannya, Bayu menegaskan bahwa pelatihan dasar kemiliteran bukan semata-mata membentuk kemampuan fisik, melainkan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, serta semangat pengabdian yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai penggerak pembangunan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, karakter yang kuat menjadi modal utama bagi para peserta agar mampu menghadapi berbagai tantangan ketika mendampingi dan mengembangkan koperasi di desa maupun kelurahan.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan menjadi pribadi yang tangguh, mampu bekerja sama dalam tim, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Bayu menjelaskan, seluruh rangkaian pendidikan mengacu pada tiga pola dasar pembinaan, yakni pembentukan sikap dan perilaku, peningkatan pengetahuan serta keterampilan, dan pembinaan jasmani. Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional sekaligus berkarakter.

Selain mendapatkan pembinaan fisik dan mental, peserta juga akan menerima materi mengenai tata kelola koperasi modern, kepemimpinan organisasi, administrasi, hingga strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Komandan Puslatpur Marinir 3 Grati, Letkol Marinir Arif Nugroho, mengatakan sebanyak 171 peserta SPPI akan menjalani pendidikan secara intensif selama satu setengah bulan.

Menurutnya, selama mengikuti diklat para peserta akan dibentuk agar memiliki kedisiplinan tinggi, wawasan kebangsaan, jiwa nasionalisme, serta karakter kepemimpinan yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, kemampuan manajerial juga menjadi fokus utama pelatihan karena nantinya para peserta akan bertugas sebagai motor penggerak sekaligus pendamping pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah masing-masing.

“Dengan perpaduan pendidikan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan manajerial, kami berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan nasional dari tingkat desa,” jelas Arif.

Program ini diharapkan mampu melahirkan calon-calon manajer koperasi yang tidak hanya memahami tata kelola organisasi dan bisnis, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, serta kepedulian sosial yang tinggi. Kehadiran mereka nantinya diharapkan menjadi ujung tombak dalam memperkuat ekosistem koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Pasuruan.(Adf)

Leave a Reply