UMKM Award Kabupaten Pasuruan 2026, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Perluas Akses Pasar

862a4d9d 8253 4cd2 b1fc f5619cec8e8a

Pasuruan,Kabar99news.com,– Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan apresiasi kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui ajang UMKM Award Kabupaten Pasuruan 2026.

Kegiatan yang digelar di PCC Bang Kodir, Bangil, Selasa (1/9/2026), tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghargaan sekaligus mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang, meningkatkan kualitas produk, serta mampu memperluas akses pasar dari sistem penjualan offline menuju digital.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Pasuruan Gus Shobih Asrori, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghoni, serta sejumlah pelaku UMKM, termasuk sektor kerajinan.

Dalam sambutannya, Kepala Diskoprindag Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghoni menyampaikan bahwa pengembangan UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya terkait akses pasar dan peningkatan kualitas produk.

IMG
Kepala Dinas Diskoprindaq kabupaten pasuruan Taufiq Ghoni memberi sambutan

Menurutnya, pemerintah terus mendorong berbagai program untuk membantu pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usaha dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

“Pengembangan UMKM memiliki berbagai tantangan, terutama dalam hal akses pasar dan peningkatan kualitas produk. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan program yang dapat membantu UMKM berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai kegiatan yang dilaksanakan pemerintah merupakan bagian dari upaya memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang sekaligus mendapatkan apresiasi atas kerja keras mereka.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Gus Shobih Asrori mengatakan, UMKM Award 2026 bukan hanya sekadar ajang penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat jaringan, meningkatkan kapasitas, dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM di Kabupaten Pasuruan.

IMG
Wakil Bupati Pasuruan Gus Shobih Asrori menyampaikan ke pihak Umkm 

“Kami ingin pasar UMKM semakin luas. Para pedagang yang selama ini mengandalkan penjualan secara offline harus mulai diarahkan dan didorong untuk masuk ke pasar online,” kata Gus Shobih.

Menurutnya, transformasi digital menjadi salah satu langkah penting agar produk UMKM Kabupaten Pasuruan dapat menjangkau konsumen yang lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal.

Pemkab Pasuruan juga terus mendorong pengembangan UMKM dari berbagai sektor, termasuk sektor kerajinan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program sekolah lapang yang dilaksanakan bekerja sama dengan Universitas Brawijaya.IMG

Gus Shobih menegaskan, semakin terbukanya akses pasar membuat konsumen semakin kritis dalam memilih produk. Karena itu, pelaku UMKM dituntut untuk terus meningkatkan kualitas, inovasi, kemasan, hingga strategi pemasaran.

“Semakin besar dan terbuka pasar, konsumen juga semakin kritis. Karena itu, UMKM harus terus meningkatkan kualitas dan berinovasi agar mampu bersaing,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemkab Pasuruan berkomitmen untuk terus mendampingi dan menaikkan kelas UMKM sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah.

Namun, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, perguruan tinggi, komunitas, serta berbagai pihak lainnya untuk membuka akses pasar dan menciptakan ekosistem UMKM yang semakin kuat.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan seluruh pihak agar program pengembangan UMKM benar-benar memberikan manfaat dan mampu menjawab aspirasi para pelaku usaha,” tegasnya.

Melalui UMKM Award Kabupaten Pasuruan 2026, pemerintah berharap semakin banyak pelaku UMKM yang termotivasi untuk meningkatkan kualitas usaha, memperluas jaringan pemasaran, serta memanfaatkan teknologi digital.

Ajang tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Pasuruan dalam menggerakkan perekonomian daerah melalui sektor UMKM.

“Mari kita wujudkan UMKM Kabupaten Pasuruan yang naik kelas dan naik skala, sehingga mampu menjadi penggerak perekonomian Kabupaten Pasuruan,” pungkas Gus Shobih.(Adf)

Leave a Reply