Rutan Bangil Kembali Layani Program CB dan PB, Dukung WBP Kembali ke Masyarakat
Pasuruan,kabar99news.com, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil kembali melaksanakan pelayanan program integrasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berupa Cuti Bersyarat (CB) dan Pembebasan Bersyarat (PB), Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kunjungan Rutan Bangil tersebut menjadi bagian dari komitmen jajaran pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan pemenuhan hak kepada WBP sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pelayanan CB dan PB diberikan kepada WBP yang telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif. Setiap pengajuan diproses dengan memperhatikan kelengkapan dokumen serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar pemberian hak integrasi.
Program CB dan PB tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan hak WBP, tetapi juga merupakan bagian penting dalam proses pembinaan dan persiapan sebelum mereka kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Melalui program integrasi tersebut, WBP yang telah memenuhi persyaratan diberikan kesempatan untuk melanjutkan proses pembinaan di luar Rutan dengan tetap mematuhi ketentuan serta menjalani pengawasan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, jajaran Rutan Kelas IIB Bangil memastikan seluruh tahapan pelayanan berjalan secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Pemeriksaan kelengkapan persyaratan dilakukan secara cermat agar pemberian hak integrasi tepat sasaran sekaligus tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.
Pelayanan CB dan PB juga menjadi salah satu upaya Rutan Bangil dalam mendukung proses reintegrasi sosial. WBP diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbaiki diri, melanjutkan pembinaan, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke lingkungan masyarakat.
Dengan pelaksanaan program integrasi secara konsisten, Rutan Bangil terus mendorong terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang profesional sekaligus berorientasi pada pemenuhan hak dan pembinaan WBP.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses perubahan positif bagi WBP agar mampu kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik, mandiri, serta bertanggung jawab.(Adf)

