Rutan Bangil Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Teguhkan Semangat Nasionalisme Pegawai dan Warga Binaan
Pasuruan,Kabar99news.com, – Rutan Kelas IIB Bangil menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 pada Rabu (20/05) di lapangan utama rutan setempat. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu serta untuk meneguhkan semangat persatuan bangsa.
Upacara tersebut diikuti seluruh pegawai rutan, peserta magang, hingga warga binaan pemasyarakatan. Seluruh peserta tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh rasa nasionalisme.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kasubsi Pengelolaan Rutan Bangil, Julianti, memimpin jalannya upacara dengan tertib. Prosesi dimulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga penyampaian amanat upacara yang sarat pesan kebangsaan.
Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini dimaknai sebagai pengingat bagi seluruh jajaran rutan untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi seluruh pegawai maupun warga binaan. Melalui peringatan ini diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang harmonis, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan.
Suasana khidmat terlihat sejak awal hingga akhir upacara. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian sebagai refleksi semangat kebangkitan nasional di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Kepala Rutan Kelas IIB Bangil, Yanuar Rinaldi, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja, pelayanan, serta integritas dalam menjalankan tugas.
“Semangat kebangkitan nasional harus terus kita jaga. Ini menjadi pengingat bagi kita semua agar bekerja lebih baik, memberikan pelayanan maksimal, serta menjaga integritas dalam menjalankan amanah,” ujarnya.
Ia juga berharap semangat kebangkitan nasional dapat menjadi dorongan bagi seluruh pegawai maupun warga binaan untuk terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.(Adf)

