Pastikan Kualitas Hasil Panen, Rutan Bangil Gelar Quality Control Budidaya Hidroponik

B37bb910 45e3 4462 a3e2 7c6676e3c21b

Pasuruan,Kabar99news.com, — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil terus mendorong pemanfaatan lahan di lingkungan pemasyarakatan agar lebih produktif. Salah satunya melalui budidaya hidroponik yang secara berkala dilakukan pemantauan dan evaluasi kualitas hasilnya.

Pada Kamis (27/08), Rutan Kelas IIB Bangil melaksanakan kegiatan Quality Control (QC) budidaya hidroponik yang berlangsung di halaman kebun hidroponik Rutan Bangil.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, bersama jajaran Kasubsie Rutan Bangil. Dalam pelaksanaan QC, sejumlah tanaman yang telah memasuki masa panen dipanen untuk melihat secara langsung perkembangan sekaligus kualitas hasil budidaya.

Proses Quality Control tidak sekadar berorientasi pada hasil panen. Kondisi tanaman, perkembangan pertumbuhan hingga kualitas produk yang dihasilkan turut menjadi perhatian sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah pengelolaan berikutnya.

Melalui evaluasi tersebut, pengelolaan hidroponik diharapkan dapat semakin optimal dan menghasilkan tanaman dengan kualitas yang baik. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Bangil memanfaatkan lahan yang tersedia agar memiliki nilai produktif.

Program budidaya hidroponik tersebut juga merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam mendukung program kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas maupun Rutan dengan mengoptimalkan lahan-lahan tidur atau idle.

Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menegaskan bahwa pengembangan hidroponik tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan lahan, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mendukung kemandirian pangan di lingkungan Rutan.

“Kami akan terus mendorong pengelolaan hidroponik agar semakin optimal dan menghasilkan produk berkualitas, sehingga dapat memberikan manfaat serta mendukung program kemandirian pangan di Rutan Bangil,” ungkap Yanuar.

Dengan adanya Quality Control secara berkala, Rutan Bangil berupaya memastikan budidaya hidroponik tidak berhenti sebagai kegiatan pemanfaatan lahan semata. Program tersebut diarahkan menjadi kegiatan produktif yang dapat terus dikembangkan sekaligus mendukung pelaksanaan program kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan.(Adf)

Leave a Reply