MAN 1 Pasuruan Beri Penjelasan Kegiatan Observasi Kampus, Akui Kekurangan Administratif dan Sampaikan Permohonan Maaf

Copy 71C88825 0775 4436 B7F6 354D791B26F8

Pasuruan,kabar99news.com, – Menyikapi berbagai tanggapan publik terkait kegiatan kunjungan siswa ke Yogyakarta, MAN 1 Pasuruan memberikan penjelasan resmi bahwa agenda tersebut merupakan observasi perguruan tinggi yang bersifat edukatif dan tidak diwajibkan kepada seluruh siswa.

Melalui Humas MAN 1 Pasuruan, pihak madrasah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan perjalanan wisata, melainkan program pengenalan dunia kampus guna memperluas wawasan peserta didik tentang pilihan studi lanjut. Keikutsertaan siswa dilakukan atas dasar minat masing-masing tanpa adanya tekanan atau kewajiban dari pihak sekolah.

Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung mengenai suasana akademik, ragam program studi, serta sistem perkuliahan di perguruan tinggi. Dengan demikian, siswa diharapkan memiliki gambaran yang lebih konkret dalam merencanakan pendidikan setelah menyelesaikan studi di madrasah.

Dalam pelaksanaannya, siswa melakukan kunjungan akademik ke sejumlah perguruan tinggi, antara lain Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Fokus kegiatan diarahkan pada pengenalan lingkungan kampus dan motivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Terkait aspek tata kelola, madrasah menjelaskan bahwa kegiatan berada di bawah koordinasi bidang kesiswaan dengan dukungan humas dalam menjalin komunikasi dengan pihak kampus tujuan. Namun demikian, pihak sekolah mengakui bahwa pemberitahuan kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat belum dilakukan sebelum kegiatan berlangsung.

“Atas kekurangan dalam aspek administratif tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Kementerian Agama dan seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, mekanisme perizinan dan koordinasi akan kami perbaiki agar lebih tertib dan sesuai prosedur,” ujar perwakilan madrasah.

Sekolah juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta seluruh pembiayaan dikelola secara transparan dengan mempertimbangkan kemampuan peserta. Pemilihan jasa transportasi pun telah melalui pertimbangan legalitas dan aspek keselamatan demi menjamin keamanan siswa.

Melalui klarifikasi ini, MAN 1 Pasuruan berharap informasi yang beredar di masyarakat dapat dipahami secara proporsional. Madrasah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta membangun komunikasi yang lebih baik dengan orang tua, Kementerian Agama, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.(Adf)

Leave a Reply