Lomba Dayung Perahu Mini dan Besar Semarakkan HUT RI di Segoro Panggung Kota Pasuruan
Kota Pasuruan,Kabar99news.com,— Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di kawasan Segoro Panggung, Kota Pasuruan, Minggu (30/8/2026). Kemeriahan tersebut diisi dengan Lomba Perahu Dayung Mini dan Perahu Dayung Besar yang melibatkan sekitar 16 peserta.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan. Hadir pula Kapolsek Panggungrejo, Kapolsek Bugul Kidul Supriyanto bersama jajaran, personel TNI serta PMI.
Antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menjaga tradisi masyarakat pesisir.
Dalam perlombaan tersebut, kategori perahu dayung mini diperuntukkan bagi anak-anak, sedangkan perahu dayung besar diikuti peserta dewasa. Persaingan berlangsung semarak dengan dukungan dan sorakan masyarakat yang menyaksikan dari sekitar lokasi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT RI menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dan keguyuban masyarakat.
Menurutnya, Kota Pasuruan memiliki warisan alam berupa kawasan laut dan pantai yang harus dijaga bersama agar tetap lestari, bersih, indah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita diwarisi laut dan pantai yang cukup indah. Mari kita bersama-sama menjaga warisan ini agar tetap lestari dan indah, termasuk menjaga kebersihannya,” ujar Adi Wibowo.
Ia juga menyinggung persoalan sampah yang masih ditemukan di sekitar kawasan pesisir. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
Adi mengajak masyarakat untuk secara perlahan mengurangi dan mengatasi persoalan sampah sehingga kawasan laut tetap menjadi lingkungan yang bersih, nyaman dan mampu memberikan keberkahan serta manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Semoga laut kita tetap lestari, bersih, nyaman dan memberikan rezeki serta berkah bagi kita semua,” tuturnya.
Lebih lanjut, Adi menegaskan bahwa lomba dayung tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang. Meski setiap peserta tentu memiliki keinginan untuk meraih kemenangan, nilai utama dari kegiatan tersebut adalah membangun kebersamaan, guyub rukun serta melestarikan tradisi yang diwariskan para pendahulu.
“Kalau namanya lomba, semua pasti ingin menang. Tetapi bukan itu satu-satunya tujuan. Yang utama adalah kebersamaan, guyub rukun, menjaga tradisi para leluhur dan para pendahulu,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan seperti lomba dayung dapat terus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menjaga potensi kawasan pesisir Kota Pasuruan.
Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diajak tidak hanya menikmati keindahan laut dan pantai, tetapi juga ikut menjaga lingkungan agar tetap bersih dan lestari.
Lomba Dayung Perahu Mini dan Besar Pasuruan 2026 pun menjadi salah satu warna dalam rangkaian peringatan HUT RI, sekaligus menjadi ajang silaturahmi, hiburan masyarakat dan pelestarian tradisi pesisir di Kota Pasuruan.(Adf)

