Maulid Nabi Jadi Momentum Berbagi, Polsek Bugul Kidul Santuni 10 Anak Yatim

53665c00 79fe 429b 8766 eacc12b265a2

Kota Pasuruan,Kabar99news.com,— Suasana berbeda terlihat di Mako Polsek Bugul Kidul, Sabtu (29/8/2026) pagi. Bukan hanya kegiatan kedinasan, jajaran kepolisian bersama Bhayangkari Ranting Bugul Kidul juga menggelar kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.05 WIB tersebut digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M. Sebanyak 10 anak yatim piatu dari Ponpes Al Muttaqin, Kelurahan Bugul Lor, menjadi penerima santunan.

Kapolsek Bugul Kidul Kompol Hudi Supriyanto, S.H., M.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Ketua Pengurus Bhayangkari Ranting Bugul Kidul, Ny. Maria Hudi Supriyanto.

Selain itu, kegiatan diikuti 17 personel Polsek Bugul Kidul dan 15 anggota Bhayangkari Ranting Bugul Kidul. Pengasuh Ponpes Al Muttaqin, Gus Imam, turut hadir sekaligus memberikan tausiyah kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Kompol Hudi mengajak seluruh anggota untuk tidak memaknai Maulid Nabi hanya sebagai agenda tahunan. Menurutnya, peringatan tersebut seharusnya menjadi kesempatan untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan.

Ia menyoroti empat sifat utama Rasulullah SAW, yakni siddiq atau jujur, amanah atau dapat dipercaya, fathonah atau bijaksana dan cerdas, serta tabligh atau menyampaikan kebaikan dan kebenaran.

98233433 a7cd 45bc 82e2 72c10e70c412

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, juga memiliki kaitan erat dengan tugas anggota Kepolisian. Kejujuran, tanggung jawab, profesionalitas dan kepedulian terhadap masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah sebagai aparat negara.

“Semangat tersebut juga dapat kita wujudkan melalui kegiatan santunan kepada anak yatim. Mudah-mudahan menjadi bentuk nyata kepedulian kita kepada sesama,” ujar Kompol Hudi.

Pesan keagamaan kemudian disampaikan Gus Imam melalui mauidoh hasanah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran serta membiasakan diri berkata dan bertindak benar.

Menurut Gus Imam, kejujuran menjadi dasar lahirnya sifat baik lainnya, seperti amanah, disiplin dan bertanggung jawab. Sebaliknya, kebiasaan berbohong dapat membuka jalan terhadap munculnya kebohongan-kebohongan berikutnya.

Gus Imam juga mengingatkan seluruh peserta agar berhati-hati dalam menggunakan lisan. Perkataan yang tidak dijaga dapat menyakiti orang lain bahkan menimbulkan perselisihan.

Ia juga menyampaikan tentang pentingnya memiliki rasa malu untuk melakukan perbuatan buruk. Nilai tersebut dinilai penting tidak hanya dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga bagi anggota Kepolisian ketika menjalankan kewenangan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Keteladanan Rasulullah SAW jangan hanya didengar dalam kegiatan Maulid, tetapi harus benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Gus Imam.

Usai rangkaian sambutan dan tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 10 anak yatim piatu. Momen tersebut kemudian diabadikan melalui foto bersama sebelum dilanjutkan dengan ramah tamah.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 10.10 WIB. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Bugul Kidul bersama Bhayangkari tidak hanya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mengisinya dengan aksi kepedulian kepada anak-anak yatim sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.(Adf)

Leave a Reply