DKP3 Kabupaten Pasuruan Pastikan Hewan Kurban di Pohjentrek Sehat dan Bebas Penyakit Menular
Pasuruan,Kabar99news.com,–Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Pasuruan terus memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Dalam pemeriksaan yang dilakukan di sejumlah lapak penjualan ternak di Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, petugas memastikan seluruh hewan yang diperiksa berada dalam kondisi sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban.
Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan pada Kamis (21/5/2026) oleh tim gabungan DKP3 bersama dokter hewan lapangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat membeli hewan kurban.
Dalam pemeriksaan ante mortem atau pengecekan sebelum penyembelihan, petugas memeriksa kondisi fisik hewan secara menyeluruh. Mulai dari kondisi mata, hidung, mulut, kulit, bulu, suhu tubuh, hingga kemampuan hewan berdiri dan berjalan normal. Pemeriksaan dilakukan secara detail guna memastikan tidak ada gejala penyakit menular maupun gangguan kesehatan lainnya.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kabupaten Pasuruan, Muhammad Syaifi menjelaskan, hasil pemeriksaan di beberapa titik penjualan ternak menunjukkan kondisi hewan dalam keadaan baik dan aman untuk dikurbankan.
“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim kesehatan hewan, seluruh ternak yang diperiksa dinyatakan sehat, aktif, dan layak dijadikan hewan kurban,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, petugas juga menerbitkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) kepada para pedagang yang hewannya telah lolos pemeriksaan. Surat tersebut dipasang di lokasi lapak penjualan sebagai bukti bahwa hewan sudah melalui pemeriksaan resmi dari pemerintah.
Menurut Syaifi, pemeriksaan ante mortem sangat penting dilakukan setiap musim kurban untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular dan zoonosis yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Dengan pengawasan ketat, masyarakat diharapkan lebih tenang saat membeli hewan kurban.
Selain itu, DKP3 Kabupaten Pasuruan juga membentuk Tim Pengawas Hewan Kurban yang terdiri dari sekitar 100 personel. Tim tersebut disebar di 24 kecamatan untuk melakukan pengawasan mulai sebelum penyembelihan hingga pasca penyembelihan atau H+3 Idul Adha.
Petugas nantinya akan terus memantau kondisi hewan di lapak penjualan maupun lokasi penyembelihan agar kualitas daging kurban yang dikonsumsi masyarakat tetap aman, sehat, utuh, dan halal.
Masyarakat pun diimbau agar lebih teliti dalam memilih hewan kurban serta membeli di lapak resmi yang telah mengantongi SKKH dari petugas kesehatan hewan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan hewan yang dibeli benar-benar sehat dan sesuai syariat kurban.(Adf)

