Sentuhan Rp 8 Miliar Ubah Bendomungal: Dari Kawasan Kumuh Jadi RTH dan Lingkungan Layak Huni

Pasuruan,kabar99news.com,— Wajah Kelurahan Bendomungal, Kabupaten Pasuruan, kini berubah signifikan. Kawasan yang sebelumnya terkesan kumuh perlahan disulap menjadi lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan nyaman melalui pembangunan infrastruktur terpadu yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Transformasi tersebut tak lepas dari dukungan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, yang menggelontorkan dana lebih dari Rp 8 miliar untuk penanganan kawasan kumuh secara terintegrasi.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono, menjelaskan bahwa anggaran tersebut dialokasikan dalam empat paket pembangunan strategis di Kelurahan Bendomungal.
“Total ada empat paket pembangunan dengan nilai anggaran cukup besar, mencapai lebih dari Rp 8 miliar. Semuanya difokuskan untuk penanganan kawasan kumuh skala kawasan terpadu dan terintegrasi,” ujar Eko, Selasa (30/12/2025).
Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembangunan TPS3R, penataan kawasan kumuh terpadu, pembangunan sarana prasarana air bersih, hingga septictank komunal. Seluruh program tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Salah satu hasil pembangunan yang paling dirasakan manfaatnya adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berada di wilayah RT 6 dan RT 7. Kawasan ini kini menjadi pusat aktivitas warga dengan beragam fasilitas publik.
Di dalam RTH tersebut dibangun berbagai sarana pendukung, seperti playground anak, food court, gazebo, rumah keranda, MCK umum, hingga revitalisasi gedung wisata religi. Kawasan ini juga tetap mempertahankan nilai historis dan religius karena terdapat sejumlah makam, termasuk makam Mbah Sangeng, yang kerap dikunjungi peziarah.
“Makanya kita percantik kawasan ini menjadi wisata religi sekaligus wisata keluarga,” singkat Eko.
Tak hanya bersumber dari APBD Provinsi, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui APBD II juga turut memperkuat program penataan lingkungan di Bendomungal. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan jamban keluarga, MCK, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta saluran air bersih yang didukung oleh Perumda Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan.
“Alhamdulillah semuanya sudah selesai dan bisa langsung dimanfaatkan warga,” tambahnya.
Keberadaan RTH dan fasilitas penunjang ini pun langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Setiap pagi dan sore hari, kawasan tersebut ramai dikunjungi warga, terutama keluarga yang membawa anak-anak untuk beraktivitas dan bersantai.
Sementara itu, Lurah Bendomungal, Aulia Noviana, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap wilayahnya. Menurutnya, masyarakat sangat merasakan dampak positif dari pembangunan tersebut.
“Warga sangat senang dengan hadirnya RTH dan fasilitas umum ini. Ke depan, kami akan berupaya mengelola dan merawatnya sebaik mungkin agar tetap tertata dan bermanfaat,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas dukungan anggaran dan perhatian terhadap peningkatan kualitas lingkungan permukiman.
“Matur nuwon Pak Bupati dan Bapak Gubernur Jawa Timur. Semoga Bendomungal semakin nyaman dan sejahtera,” pungkasnya.(Adf)

