Tebar Kepedulian di Bulan Suci, RSUD Bangil Bagikan Takjil untuk Keluarga Pasien Selama Ramadhan
Pasuruan,Kabar99news.com, – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, RSUD Bangil menghadirkan program sosial yang menyentuh hati. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pasuruan ini rutin membagikan takjil kepada keluarga pasien rawat inap sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral selama menjalani ibadah puasa.
Kegiatan tersebut terlihat pada Selasa (17/3/2026), saat ratusan paket takjil dibagikan di Masjid Darus Syifa yang berada di lingkungan rumah sakit. Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Bangil, Arma Roosalina, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Setibanya di lokasi, Shobih Asrori yang akrab disapa Gus Shobih tidak langsung menuju tempat acara. Ia terlebih dahulu menyempatkan diri meninjau beberapa ruang perawatan dan berdialog hangat dengan pasien serta keluarga yang sedang menjaga. Suasana terasa penuh keakraban dan empati.
Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, Gus Shobih juga menyerahkan bantuan insentif secara simbolis kepada sejumlah huffadz (penghafal Al-Qur’an). Penyerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan yang digelar RSUD Bangil.
Dalam sambutannya, Gus Shobih memberikan apresiasi atas inisiatif rumah sakit yang dinilai tidak hanya fokus pada pelayanan medis, tetapi juga memperhatikan kebutuhan keluarga pasien.
“Saya sangat mengapresiasi langkah RSUD Bangil. Mereka bukan hanya merawat pasien, tetapi juga peduli terhadap keluarga yang setia mendampingi. Apalagi kegiatan ini dilakukan setiap hari selama Ramadhan,” ujarnya.
Ia meyakini, perhatian kecil namun konsisten seperti ini akan membawa dampak besar bagi perkembangan rumah sakit. Menurutnya, doa dari pasien dan keluarga memiliki kekuatan yang luar biasa.
“Doa itu mungkin tak terlihat, tapi efeknya nyata. Semoga doa dari keluarga pasien menjadi energi positif bagi kemajuan RSUD Bangil ke depan,” imbuhnya.
Sementara itu, dr. Arma Roosalina menegaskan bahwa pembagian takjil ini memang dirancang berlangsung sepanjang bulan Ramadhan. Program tersebut lahir dari kepedulian terhadap keluarga pasien yang kerap kesulitan mencari makanan berbuka karena harus tetap berada di ruang perawatan.
“Kami memahami situasi keluarga pasien. Saat waktu berbuka tiba, mereka sering kebingungan karena tidak ingin meninggalkan pasien terlalu lama. Maka kami hadirkan takjil agar mereka bisa berbuka dengan tenang tanpa harus keluar dari area rumah sakit,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, RSUD Bangil berharap suasana Ramadhan tetap terasa hangat meski dijalani di lingkungan rumah sakit. Kepedulian sederhana tersebut diharapkan mampu memberikan semangat dan kekuatan tambahan bagi pasien maupun keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.(Adf)

