Pria yang Dilaporkan Hilang Sejak Juni Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Yayasan Al Ishlah Sidowayah
Pasuruan,Kabar99news.com, – Warga Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki di area tanah kosong belakang Yayasan Al Ishlah Sidowayah, Dusun Mindi, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban diketahui bernama Moch Ali (64), warga Dusun Mindi, Desa Sidowayah, Kecamatan Beji. Berdasarkan informasi dari kepolisian, korban sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada 12 Juni 2026 setelah tidak kunjung pulang dari bepergian.
Kapolsek Beji Kompol Akhmad Sukiyanto bersama anggota Polsek Beji, Tim Inafis Polres Pasuruan, serta petugas Puskesmas Beji langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari warga untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Usman yang saat itu sedang mencari rumput untuk pakan ternak di sekitar semak belukar belakang Yayasan Al Ishlah. Saat berada di lokasi, saksi mencium bau tidak sedap. Setelah ditelusuri, ia menemukan sesosok jenazah dalam kondisi telah mengalami mumifikasi atau sebagian besar jaringan tubuh telah mengering.

Saksi kemudian memanggil warga lainnya untuk memastikan temuannya sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Beji.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, jenazah dikenali oleh pihak keluarga melalui ciri fisik khusus berupa benjolan pada paha bagian dalam sebelah kanan, serta bentuk kepala dan rambut yang masih tersisa.

Dari pemeriksaan di lokasi, jenazah ditemukan tanpa mengenakan pakaian. Sebagian kulit pada wajah dan tubuh telah terkelupas sehingga struktur tulang wajah tampak terlihat. Gelang identitas yang sebelumnya dipasang keluarga juga sudah tidak ditemukan.
Menurut keterangan keluarga, korban diketahui mengalami gangguan daya ingat (pikun). Pada Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 05.00 WIB, korban berpamitan hendak menuju wilayah Singopolo, Kecamatan Bangil. Namun hingga sore hari korban tidak kembali ke rumah sehingga keluarga melakukan pencarian.
Karena tidak kunjung ditemukan, keluarga kemudian melaporkan kehilangan korban ke Polsek Beji pada 12 Juni 2026. Selama lebih dari satu bulan, upaya pencarian terus dilakukan bersama masyarakat hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.
Pihak keluarga menerima hasil identifikasi tersebut dan menolak dilakukan autopsi dengan menandatangani surat pernyataan penolakan.
Kasus penemuan jenazah ini selanjutnya ditangani oleh Polsek Beji bersama Tim Inafis Polres Pasuruan. Polisi telah melakukan olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, serta menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(Adf)

