Guyub Rukun Warnai Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340, Wali Kota Ajak Seluruh Elemen Bersama Membangun Kota Anugerah

IMG

Pasuruan,kabar99news.com, – Pemerintah Kota Pasuruan memperingati Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340 dengan mengusung tema “Guyub Rukun Bareng-bareng Mbangun Pasuruan Kutho Anugerah”, Minggu (8/2/2026) pagi. Kegiatan tersebut digelar di Halaman Marapati dan berlangsung penuh semangat kebersamaan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Wakil Wali Kota Pasuruan, jajaran pemerintah daerah, Kapolres Pasuruan Kota, unsur Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi simbol kuatnya sinergi dalam membangun Kota Pasuruan.

Peringatan Hari Jadi tahun ini terasa istimewa karena sekaligus menjadi momentum pengenalan dan peluncuran pakaian khas Kota Pasuruan kepada publik. Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyampaikan bahwa pengenalan busana khas ini merupakan bagian dari upaya memperkuat identitas dan jati diri daerah.

IMG
(Gambar/foto):Wali kota  dan  Wakil kota Pasuruan  yang sedang diwawancara menggunakan pakaian Khas kota Pasuruan

“Alhamdulillah, hari ini kita memperingati Hari Jadi Kota Pasuruan yang ke-340 dengan suasana yang berbeda, karena sekaligus mengenalkan pakaian khas Kota Pasuruan. Pakaian ini telah melalui proses sarasehan bersama tim formatur dan ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota,” ujar Adi Wibowo.

Menurutnya, pakaian khas tersebut merujuk pada nilai-nilai historis Kota Pasuruan yang terinspirasi dari tokoh Untung Suropati. Busana ini tidak hanya sekadar pakaian, namun menjadi simbol kebesaran dan kebanggaan Kota Pasuruan.

“Ini bukan hanya soal busana, tapi juga menjadi jati diri Kota Pasuruan. Insya Allah ke depan pakaian khas ini akan dikenakan setiap tanggal 8,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menuturkan bahwa peringatan Hari Jadi ke-340 menjadi momentum refleksi perjalanan panjang Kota Pasuruan. Selama 340 tahun, banyak capaian pembangunan yang telah diraih, namun masih terdapat berbagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

“Hari jadi ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan. Kita ingin menyongsong masa depan Kota Pasuruan yang lebih baik dengan semangat guyub rukun, gotong royong, dan keterlibatan semua pihak,” tegasnya.

IMG
(Gambar/Foto): foto bersama dengan jajaran beserta penjabat kota Pasuruan dengan menggunakan pakaian khas  kota Pasuruan yang dipakai di hari jadi kota Pasuruan ke 340

Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340, pemerintah kota juga menggelar sekitar 40 kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Di antaranya car free day, car free night, pertunjukan seni budaya seperti wayang, serta berbagai kegiatan kreatif lainnya yang lahir dari aspirasi warga.

“Harapan kita, Hari Jadi ini bukan hanya milik Pemerintah Kota Pasuruan, tetapi milik seluruh warga. Karena itu, kegiatan-kegiatannya juga mengakomodasi partisipasi masyarakat agar semua merasa memiliki,” pungkas Adi Wibowo.

Dengan semangat Guyub Rukun, peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340 diharapkan mampu memperkuat persatuan, meningkatkan rasa cinta terhadap daerah, serta menjadi energi bersama untuk membangun Pasuruan sebagai kota yang anugerah dan berkelanjutan.(Adf)

Leave a Reply