Balita Hilang di Sungai Gembong Ditemukan Meninggal di Pesisir Pantai Panggungrejo
Kota Pasuruan,kabar99news.com, – Kabar duka menyelimuti warga Kota Pasuruan. Seorang balita yang sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Gembong akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir Pantai Panggungrejo, Minggu pagi (04/01/2026).
Balita tersebut diketahui bernama El Barra Zavian Mavendra, berusia 1,5 tahun. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Saiful, seorang nelayan setempat, saat melaut di perairan pesisir Pantai Panggungrejo sekitar pukul 07.30 WIB.
Penemuan ini sekaligus mengakhiri upaya pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan sejak Sabtu malam. Tim tersebut terdiri dari Basarnas, BPBD Kota Pasuruan, TNI, Polri, serta sejumlah relawan. Namun nahas, korban ditemukan jauh dari lokasi awal dilaporkan hilang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban berada di rumah bersama ibunya. Saat itu, sang ibu masuk ke dalam rumah untuk menyiapkan makanan. Ketika kembali ke luar, pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka dan korban tidak berada di tempat.
Diduga kuat, balita tersebut terperosok ke gorong-gorong yang berada tidak jauh dari rumahnya, terlebih saat kejadian wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas cukup deras. Arus air yang kuat diduga menyeret korban hingga terbawa ke sungai dan bermuara ke laut.
Sebelumnya, pihak keluarga melaporkan bahwa korban mengenakan setelan baju dan celana berwarna putih dengan kombinasi garis merah dan biru, ciri-ciri yang sesuai dengan kondisi saat korban ditemukan.
Polisi Benarkan Penemuan
Plt. Kasi Humas Polres Pasuruan Kota membenarkan penemuan jasad balita tersebut.
“Benar, korban sudah ditemukan pagi ini di area muara pelabuhan Kota Pasuruan dalam kondisi meninggal dunia. Ciri-ciri pakaian sesuai dengan laporan sebelumnya,” ujarnya.
Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan untuk dilakukan pemeriksaan dan otopsi lebih lanjut.
Imbauan untuk Orang Tua
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat kondisi cuaca buruk dan hujan deras.
“Pengawasan terhadap anak sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tambahnya.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya kewaspadaan demi keselamatan anak-anak.

