Febri Irawan Darwis Ajak Driver Ojol Melek Politik, Soroti Penertiban Kabel dan Hak Pengguna Jalan di Pasuruan
Pasuruan,Kabar99news.com,– Pendidikan politik tidak seharusnya hanya menjadi pembahasan di ruang parlemen maupun forum partai politik. Masyarakat, termasuk para pengemudi ojek online (ojol), juga memiliki peran penting dalam mengawal demokrasi serta menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik, Etika dan Budaya Politik Masyarakat bersama para pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Pasuruan, yang digelar di Kedai Sawah, Sidowayah, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil, Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Komisi I, Febri Irawan Darwis. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para pengemudi ojol untuk memahami politik secara lebih luas, tidak sekadar persoalan pemilu, pilihan partai, maupun perebutan kekuasaan.
Menurut Febri, politik harus menjadi sarana untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Partai politik boleh berbeda warna, tetapi kepentingan masyarakat tidak boleh dibeda-bedakan,” ungkap Febri.
Ia juga menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak seharusnya menjadi alasan masyarakat terpecah. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah dengan mengedepankan sikap saling menghargai.
“Mari kita jadikan politik sebagai sarana membangun, bukan memecah belah. Politik yang mendidik, bukan membodohi. Politik yang menghadirkan solusi, bukan sekadar janji,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, para pengemudi ojol juga menyampaikan aspirasi yang berkaitan langsung dengan kondisi infrastruktur dan keselamatan di jalan raya.
Salah satu perwakilan pengemudi ojol menyoroti bahwa perhatian pemerintah terhadap jalan raya tidak cukup hanya sebatas pembangunan maupun perbaikan badan jalan. Menurutnya, keberadaan kabel-kabel yang semrawut dan penataan fasilitas di sepanjang jalan juga perlu mendapat perhatian serius.
Para pengemudi ojol berharap adanya penertiban kabel yang melintang maupun menjuntai di kawasan jalan, sekaligus penataan fasilitas umum agar tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Persoalan tersebut dinilai penting karena pengemudi ojol setiap hari menghabiskan banyak waktu di jalan untuk mengantarkan penumpang maupun pesanan masyarakat. Kondisi jalan yang aman, tertib, dan nyaman menjadi kebutuhan utama dalam menunjang pekerjaan mereka.
Aspirasi lainnya berkaitan dengan pemenuhan hak-hak pengguna jalan. Masyarakat berharap fasilitas jalan dapat dimanfaatkan secara adil, tanpa terganggu oleh berbagai hambatan yang berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat semakin terbuka. Para pengemudi ojol tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga diberikan ruang untuk menyampaikan persoalan nyata yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan politik harus berangkat dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Sebab, politik yang baik bukan hanya terdengar dalam pidato, melainkan harus mampu menjawab persoalan masyarakat, termasuk keselamatan, kenyamanan, dan hak-hak pengguna jalan di Kabupaten Pasuruan.

