Rutan Bangil Gelar Sholat Ghaib untuk Almarhum Try Sutrisno, Wujud Penghormatan atas Jasa Bangsa
Pasuruan,Kabar99news.com, – Menindaklanjuti instruksi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur atas wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil menggelar sholat ghaib pada Selasa (03/03/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama atas jasa serta pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara. Suasana khidmat menyelimuti seluruh rangkaian acara yang diikuti jajaran pegawai dan warga binaan pemasyarakatan.
Pelaksanaan diawali dengan sholat Dhuhur berjamaah yang diikuti seluruh staf administrasi Rutan Bangil yang beragama Islam. Usai itu, kegiatan dilanjutkan dengan sholat ghaib bersama warga binaan yang digelar di aula blok hunian. Seluruh peserta tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Untuk memimpin doa dan memberikan tausiyah, pihak Rutan menghadirkan Ustadz Fauzi dari Pondok Pesantren Darut Tauhid Bangil. Dalam tausiyah singkatnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diampuni segala khilafnya. Ia juga mengingatkan pentingnya meneladani semangat pengabdian dan dedikasi kepada bangsa sebagaimana dicontohkan almarhum semasa hidupnya.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan segala jasa beliau menjadi amal jariyah. Kita sebagai generasi penerus wajib menjaga nilai pengabdian, kedisiplinan, dan cinta tanah air,” tuturnya di hadapan jamaah.
Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menyampaikan bahwa kegiatan sholat ghaib ini merupakan bentuk solidaritas dan penghormatan institusi pemasyarakatan terhadap tokoh nasional yang telah memberikan kontribusi besar bagi Indonesia.
“Kami melaksanakan sholat ghaib sebagai wujud doa dan penghormatan atas jasa almarhum kepada bangsa dan negara. Semoga kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mengabdi dengan penuh integritas dan tanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi bagian dari pembinaan spiritual bagi warga binaan. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai keimanan dan ketakwaan, sekaligus menanamkan semangat nasionalisme di lingkungan Rutan.
Dengan digelarnya sholat ghaib ini, keluarga besar Rutan Bangil menunjukkan bahwa penghormatan terhadap tokoh bangsa tidak hanya dilakukan dalam seremoni kenegaraan, tetapi juga melalui doa dan refleksi bersama sebagai wujud rasa terima kasih atas pengabdian panjang bagi Indonesia.(Adf)

