RSUD Bangil Perkuat Layanan JKN, Kabupaten Pasuruan Raih UHC Award Madya
Pasuruan,kabar99news.com, – RSUD Bangil terus menunjukkan perannya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pasuruan. Komitmen tersebut sejalan dengan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pasuruan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award kategori Madya dari Pemerintah Pusat atas capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang hampir menyeluruh.
Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, mewakili Bupati Pasuruan, dalam acara resmi yang digelar di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Direktur RSUD Bangil, dr. Arma Rosalina, M.Kes, menegaskan bahwa capaian UHC Madya tidak hanya sekadar angka, melainkan bukti nyata keberhasilan sinergi antara rumah sakit daerah dan pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak.
“RSUD Bangil berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan bermutu bagi seluruh peserta JKN. Keberhasilan UHC ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” ujarnya.
Berdasarkan data terbaru, kepesertaan JKN di Kabupaten Pasuruan telah mencapai 99,58 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 83,60 persen per 1 Januari 2026 dari 1.673.855 peserta. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat telah terlindungi dalam sistem jaminan kesehatan nasional.
Jika ditinjau dari segmen kepesertaan, tingkat keaktifan peserta terdiri dari PBPU Pemda 94,35 persen, PBI JK 87,84 persen, dan Bukan Pekerja 90,95 persen. Sementara itu, PBPU Mandiri tercatat 47,32 persen, PPU Badan Usaha 78,92 persen, serta PPU Penyelenggara Negara 93,53 persen.
Selain capaian tinggi, tren kepesertaan UHC di Kabupaten Pasuruan juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam setahun terakhir. Pada November 2025, cakupan tercatat 98,58 persen, lalu meningkat menjadi 99,66 persen pada Desember 2025.
Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih, menyampaikan bahwa penghargaan UHC Madya merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak, termasuk peran strategis RSUD Bangil dalam pelayanan rujukan dan rawat inap peserta JKN.
“Hampir seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan sudah menggunakan BPJS Kesehatan. Ini tidak lepas dari dukungan fasilitas layanan kesehatan, khususnya RSUD Bangil dan RSUD Grati,” ungkapnya.
Ia berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan hingga meraih kategori UHC Utama, seiring dengan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di daerah.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Program JKN merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin akses kesehatan bagi seluruh masyarakat, agar tidak jatuh miskin akibat beban biaya pengobatan.
Senada, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menjelaskan bahwa hingga akhir Desember 2025, jumlah peserta JKN secara nasional mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen penduduk Indonesia, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,45 persen, melampaui target nasional RPJMN 2025–2029.
Dengan capaian tersebut, RSUD Bangil menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan, sehingga manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pasuruan.(Adf)

