RSUD Bangil Gelar Baksos Hari Jadi ke-1097, Bupati Rusdi Dorong Pelayanan Kesehatan Tanpa Diskriminasi

IMG

Pasuruan,Kabar99news.com, – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat. Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, RSUD Bangil menggelar serangkaian kegiatan bakti sosial (baksos) pelayanan kesehatan, Rabu (16/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 27 orang mengikuti layanan operasi bibir sumbing, 24 orang mendapatkan pemeriksaan Automated Breast Ultrasound (ABUS) untuk deteksi dini kanker payudara, serta 25 orang menjalani pemeriksaan Bone Mineral Density (BMD) untuk mengetahui kepadatan tulang.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran RSUD Bangil dalam memberikan pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat fungsi sosial rumah sakit bagi masyarakat.

Plt Direktur RSUD Bangil, dr. Tri Dinar Herturini, mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Pasuruan.

“Kami komitmen mendukung visi pembangunan daerah melalui peningkatan akses, mutu, dan keselamatan pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Tri Dinar, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, bakti sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Melalui kegiatan tersebut, RSUD Bangil tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan rumah sakit, tetapi juga berupaya memperkuat fungsi sosial sehingga keberadaan rumah sakit dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

27 Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing

Untuk layanan operasi bibir sumbing, sebanyak 27 peserta mendapatkan pelayanan dalam kegiatan bakti sosial tersebut.

Tri Dinar berharap tindakan medis yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para pasien, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga terhadap kepercayaan diri dan kualitas kehidupan sosial maupun psikologis pasien serta keluarganya.

Operasi bibir sumbing diharapkan dapat membantu memperbaiki fungsi kesehatan pasien sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk menjalani kehidupan sosial dengan lebih percaya diri.

Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kepadatan Tulang

Selain operasi bibir sumbing, RSUD Bangil juga memberikan pemeriksaan ABUS kepada 24 peserta.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap gangguan kesehatan payudara, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sementara itu, sebanyak 25 peserta mendapatkan pemeriksaan BMD. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif terhadap osteoporosis maupun gangguan kepadatan tulang.

“Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam mendeteksi lebih dini risiko gangguan kesehatan tulang sehingga masyarakat dapat melakukan langkah pencegahan dan pengelolaan kesehatan secara lebih baik,” jelas Tri Dinar.

Bupati Rusdi Dorong RSUD Bangil Terus Berinovasi

Kegiatan baksos tersebut turut dihadiri langsung Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Ketua dan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rusdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD Bangil dan tenaga medis yang telah terlibat dalam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Rusdi menegaskan bahwa pelayanan kesehatan di Kabupaten Pasuruan harus terus ditingkatkan dan bertransformasi menjadi salah satu ujung tombak pelayanan publik.

Menurutnya, RSUD Bangil harus terus melakukan inovasi, mulai dari fasilitas, sumber daya manusia, peralatan medis hingga sistem pelayanan.

“Alhamdulillah, kita harus terus berinovasi. Bersama-sama mulai dari fasilitas, komponen sumber daya manusia, alat medis, hingga sistem pelayanan harus terus berkembang dengan baik. Jangan sampai layanan kita kalah bersaing, sekalipun dengan pihak swasta, karena ini adalah tanggung jawab kita kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Rusdi juga mendorong agar RSUD Bangil mampu menjadi trendsetter pelayanan kesehatan di kawasan Pasuruan dan sekitarnya.

Ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan secara inklusif dan tanpa diskriminasi.

“Yang penting jangan dibeda-bedakan. Semua adalah rakyat Indonesia, mohon pelayanannya disamakan dan diberikan yang terbaik,” tambahnya.

Sarana RSUD Bangil Terus Dikembangkan

Selain pelayanan kesehatan, Bupati Rusdi juga menyinggung pengembangan sarana dan prasarana fisik RSUD Bangil yang saat ini terus berjalan.

Pengembangan tersebut diharapkan mampu menunjang peningkatan kapasitas pelayanan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Rusdi juga meminta jajaran direksi RSUD Bangil terbuka terhadap berbagai masukan, baik dari DPRD, akademisi maupun masyarakat dan pasien.

Masukan dari berbagai pihak tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

Momentum Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan melalui kegiatan bakti sosial kesehatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Dengan pelayanan operasi bibir sumbing, pemeriksaan ABUS, hingga pemeriksaan BMD, RSUD Bangil berupaya menghadirkan manfaat nyata sekaligus memperkuat perannya sebagai rumah sakit daerah yang tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat.(Adf)

Leave a Reply