Setelah 14 Tahun Tak Tersentuh, Jalan Wonosunyo Akhirnya Diperbaiki Dinas Bina Marga Pasuruan

E1571d07 509d 480e ba00 393f22458f4b

Pasuruan,kabar99news.com,— Penantian panjang warga Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, akhirnya terjawab. Setelah lebih dari 14 tahun belum tersentuh perbaikan, jalan penghubung menuju desa tersebut kini mulai diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK).

Pada tahun anggaran 2025 ini, Pemkab Pasuruan mengalokasikan dana sebesar Rp 3 miliar untuk kegiatan pemeliharaan berkala ruas jalan Sumbersuko–Wonosunyo. Perbaikan tersebut mencakup jalan sepanjang 4,8 kilometer yang selama ini menjadi akses utama warga.

186c5ab4 0da3 4c4c 934b 0df6955625aa

Pantauan di lokasi pada Rabu (17/12/2025), proses pengerjaan sudah dimulai. Sejumlah pekerja bersama armada truk pengangkut material tampak hilir mudik melakukan pengaspalan. CV Mustika Karya ditunjuk sebagai pelaksana proyek dan ditargetkan menyelesaikan pekerjaan dalam waktu singkat agar segera bisa dinikmati masyarakat.

Perwakilan pelaksana di lapangan, Elo Angi, menjelaskan bahwa total panjang jalan yang diaspal mencapai 4.800 meter setelah adanya addendum pekerjaan. Pihaknya menargetkan pengerjaan rampung dalam waktu 6 hingga 7 hari, dengan catatan kondisi cuaca mendukung.

“Kalau cuaca bagus, pekerjaan bisa lebih cepat. Saat ini kami maksimalkan. Insya Allah penyuplai aspal juga siap mempercepat pengiriman,” ujarnya.

Elo mengakui, tantangan utama dalam pengerjaan adalah cuaca yang tidak menentu serta kontur jalan yang naik turun. Menurutnya, hujan menjadi kendala serius karena proses pengaspalan tidak bisa dilakukan saat kondisi basah.

“Selain cuaca, medan jalan juga cukup menantang. Namun kami optimistis bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan sesuai target,” tambahnya.

Pada hari pertama pengerjaan, pihak pelaksana menargetkan pengaspalan sepanjang 800 hingga 1.000 meter. Target tersebut bahkan berhasil terlampaui karena kondisi cuaca cerah dan mendukung proses pekerjaan.

“Kalau hujan jelas sangat berpengaruh. Karena itu pengaspalan harus dilakukan saat kondisi terang dan kering,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menilai pembangunan jalan Wonosunyo ini merupakan bukti nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan DPRD dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan ini menjawab aspirasi warga yang selama ini menantikan akses jalan yang layak dan aman,” katanya.

Ia menegaskan, infrastruktur jalan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga menjadi penggerak utama roda perekonomian, pendidikan, dan pelayanan publik.

“DPRD akan terus mengawal agar pembangunan ini berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(Adf)

Leave a Reply