5 Tahun Rusak Tak Tersentuh! Akses Pasar Karang Ketug Bikin Warga Geram — Wali Kota Adi Wibowo Disorot, Wagub LSM LIRA Jawa Timur Ayi Suhaya Turun Langsung di Kota Pasuruan

Screenshot

Pasuruan,Kabar99news.com, — Kerusakan jalan akses menuju Pasar Karang Ketug yang tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun akhirnya menuai reaksi keras dari masyarakat dan aktivis. Jalan yang menjadi jalur utama aktivitas perdagangan itu kini dipenuhi lubang, permukaan bergelombang, serta genangan air saat hujan, sehingga menyulitkan kendaraan keluar-masuk area pasar.Minggu (22/02/2026)

Kondisi tersebut dinilai tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memperlambat perputaran ekonomi warga. Distribusi barang dagangan terganggu karena kendaraan pengangkut harus berjalan sangat pelan untuk menghindari kerusakan muatan. Pembeli pun kerap enggan masuk ketika hujan turun karena akses yang becek dan sulit dilalui.

Wakil Gubernur LIRA Jawa Timur, Ayi Suhaya, yang turun langsung ke lokasi menilai persoalan ini sudah terlalu lama dibiarkan tanpa langkah konkret. Ia menegaskan bahwa akses menuju pusat perdagangan rakyat seharusnya menjadi prioritas pembangunan, bukan justru terabaikan.

Menurutnya, kerusakan yang berlangsung bertahun-tahun menunjukkan perlunya perhatian serius dari pemerintah daerah, karena pasar tradisional merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat kecil.

Di sisi lain, para pedagang mengaku harus melakukan perbaikan seadanya secara swadaya, seperti menimbun lubang dengan material sederhana agar kendaraan tetap bisa melintas. Upaya itu hanya bertahan sementara sebelum kembali rusak, terutama setelah diguyur hujan.

Sejumlah tokoh masyarakat juga menyebut kerusakan jalan sepanjang ratusan meter tersebut telah berdampak langsung pada menurunnya jumlah pengunjung dan meningkatnya biaya operasional pedagang. Jika kondisi ini terus berlanjut, dikhawatirkan aktivitas pasar akan semakin melemah.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata melalui perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Infrastruktur yang layak dinilai menjadi kunci agar pasar tetap hidup dan mampu menopang perekonomian warga.

Desakan pun menguat agar dilakukan peninjauan langsung serta pengalokasian anggaran perbaikan secepatnya, sehingga akses menuju pasar kembali aman, nyaman, dan mendukung aktivitas perdagangan seperti semula.(Adf)

Leave a Reply